Sabtu, 18 Oktober 2014

Pengertian dan Macam-Macam Topologi Jaringan

  Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, star, ring, mesh, dan tree. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangan sendiri.


  • Topologi Bus
Tipikal dari jaringan bus adalah kabel hanya satu atau lebih wires tanpa adanya alat tambahan yang menguatkan sinyal atau melewatkannya terus dari komputer ke komputer. Topologi bus merupakan teknologi yang pasif. Ketika satu komputer mengirim sinyal up (dan down), semua komputer dalam jaringan menerima informasi, tetapi hanya satu komputer yang menyetujui informasi tersebut (komputer yang memiliki alamat yang sama dengan alamat yang menjadi tujuan dalam pesan), sedangkan komputer yang lainnya tidak akan menghiraukan pesan tersebut. Topologi dari jaringan bus menggunakan broadcast channel yang berarti setiap komputer atau peralatan yang terhubung dapat mendengar setiap pengiriman dan semuanya memiliki prioritas yang sama dalam menggunakan jaringan untuk mengirim data.

Kelebihan Topologi Bus di antaranya:
-Sederhana, mudah digunakan, dan mudah dimengerti.
-Hemat kabel sehingga biaya lebih murah.
-Jaringan mudah untuk diperluas dengan cara menyambung kabel baru menggunakan BNC barrel connector.

Kekurangan Topologi Bus di antaranya:
-Lalu lintas data padat.
-Sulit melakukan troubleshooting jika ada gangguan
-Transfer data relatif lebih lambat dibanding topologi lain.
-Jika terdapat gangguan pada kabel utama maka keseluruhan jaringan akan terganggu.

Topologi Bus


  • Topologi Star
Dalam topologi star, semua kabel dihubungkan dari komputer-komputer ke lokasi pusat (central location), dimana semuanya terhubung ke suatu alat yang dinamakan hub. Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpoint  dapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak kabel daripada bus dan karena semua komputer dan perangkat terhubung ke central point. Jadi jika ada salah satu komputer atau perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi yang lainnya.

Kelebihan Topologi Star di antaranya:
-Paling fleksibel.
-Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak menggangu bagian jaringan lain.
-Kontrol terpusat.
-Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan.
-Kemudahan pengelolaan jaringan.

Kekurangan Topologi Star di antaranya:
-Boros Kabel.
-Perlu penangan khusus.
-Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis.

Topologi Star




  • Topologi Ring
Penempatan kabel yang digunakan dalam ring menggunakan desain yang sederhana. Pada topologi ring, setiap komputer terhubung ke komputer selanjutnya, dengan komputer terakhir terhubung ke komputer yang pertama. Namun sayangnya, jika akan dilakukan penambahan atau pengurangan komputer dalam jaringan tentu saja akan mengganggu keseluruhan jaringan. Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki perfomance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive, seperti video dan audio, atau ketika perfomance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.

Kelebihan Topologi Ring di antaranya:
-Tidak ada komputer yang memonopoli jaringan karena setiap komputer mempunyai hak akses yang sama terhadap token.
-Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.

Kekurangan Topologi Ring di antaranya:
-Jika ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
-Sulit untuk mengatasi kerusakan di jaringan yang menggunakan topologi ring.
-Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
-Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.

Topologi Ring

  • Topologi Mesh
Topologi Mesh adalah topologi yang menyerupai jaring jala, yang digunakan pada desain jaringan LAN. Jenis pengaturan tata letak jaringan komputer ini dimana masing-masing komputer dan perangkat jaringan saling berhubungan antara satu sama lain secara langsung. oleh sebab itu dalam topologi mesh tiap perangkat dapat secara langsung berkomunikasi dengan perangkat tujuan dan memungkinkan distribusi transmisi dapat dimaksimalkan.

Pada Topologi Mesh terdapat dua jenis yaitu:

  • Topologi Mesh Penuh


Topologi Mesh Penuh

Pada topologi mesh penuh, setiap simpul memiliki rangkaian yang menghubungkan pada setiap node dalam jaringan. Model ini memerlukan biaya yang sangat mahal dalam penerapannya dan juga menghasilkan jumlah redundansi terbesar.

  • Topologi Mesh Parsial


Topologi Mesh Parsial
Topologi Mesh Parsial adalah kebalikan dari topologi mesh penuh, mesh parsial tidak mahal dan uga kurang redundansinya. Pada topologi ini beberapa node dikonfigurasi seperti simpul pada topologi mesh penuh, sementara mayoritas node terhubung ke satu atau dua node dalam jaringan.

Kelebihan Topologi Mesh di antaranya:
-Pemecahan masalah lebih mudah.
-Menjamin kerahasian dan keamanan data.
-Pengiriman data dapat dilakukan secara bersamaan.

Kekurangan Topologi Mesh di antaranya:
-Lebih banyak membutuhkan perangkat keras jaringan.
-Pada pelaksanaan instalasi/pemasangan sangat rumit.
-Biaya instalasi dan perawatan cukup mahal.

  • Topologi Tree
Topologi tree adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke HUB, sedangkan HUB lain dihubungkan sebagai jalur tulang punggung.

Kelebihan Topologi Tree di antaranya:
-Koneksi terjadi secara point to point.
-Manajemen mudah karena mudah melakukan identifikasi dan isolasi kesalahan dalam jaringan.
-Mudah dikembangkan.

Kekurangan Topologi Tree di antaranya:
-Pada area yang luas sulit untuk melakukan perawatan jaringan.
-Dapat terjadi tabrakan file (collision).
-Lebih sulit untuk mengkonfigurasi dan memasang kabel dari pada topologi lain.

Topologi Tree

                                          




Rabu, 15 Oktober 2014

Review Tentang Berbagai Macam Jaringan

    Jaringan komputer merupakan sistem yang terdiri dari berbagai komputer yang saling berhubungan satu sama lain, yang dirancang untuk saling bertukar informasi atau sharing dari berbagai tempat.

Nah, kali ini saya akan me-review berbagai macam jaringan serta dengan kelebihan dan kekurangan nya, oke langsung aja kebawah...

  • LAN (Local Area Network)
LAN dapat diartikan sebuah jaringan yang terdiri dari beberapa komputer yang lokasinya terbatas dalam suatu gedung atau sebuah kampus dan hanya berukuran beberapa kilometer serta tidak menggunakan media alat komunikasi umum seperti telepon. Pada umumnya LAN beroperasi atau bekerja berkisar 10 sampai 100 Mbps dengan relay rendah (puluhan micro derik) dan mempunyai faktor kesalahan terkecil, sedangkan pada era modern ini LAN sudah beroperasi pada kecepatam tinggi sampai ratusan mega bit/detik atau lebih.

Manfaat dari penggunaan LAN di antaranya adalah:
-Setiap user (pengguna) dapat bertukaran file atau data dengan mudah (Sharing File).
-Setiap user (pengguna) dapat berbagi pakai menggunakan printer (Sharing Printer).
-Setiap user (pengguna) dapat menyimpan data secara terpusat (File Server).

Keuntungan dari penggunaan LAN di antaranya:
-Lebih irit dalam biaya operasional pemasanagannya.
-Transfer data antar user lebih cepat karena hanya mencakup wilayah yang kecil dan sempit.
-Tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat jaringan LAN.

Kekurangan dari penggunaan LAN di antaranya:
-Tidak terlalu luas dalam hal wilayah.
-Tranfer data tidak dapat terlalu luas.
-Tidak bisa mengakses jaringan lebih luas dan jauh.


  • MAN (Metropolitan Area Networking)
MAN adalah versi LAN yang berukuran lebih besar, biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN merupakan suatu jaringan antar kota dengan cara mentransfer data kecepatan tinggi yang menghubungkan beberapa lokasi misalnya, kampus A dengan kampus B yang berbeda kota. MAN mampu menunjang data dan suara dan juga bisa berhubungan dengan jaringan televisi kabel,

Keuntungan dari penggunanaan jaringan MAN di antaranya:
-Jangakauan area atau wilayah cukup luas di banding dengan LAN.
-Mempermudah dalah hal berbisnis.
-Keamanan jaringan juga lebih baik

Kekurangan dari penggunanaan jaringan MAN di antaranya:
-Biaya operasional pemasangan jauh lebih mahal di banding dengan LAN.
-Dalam pemecahan masalah dibutuhkan waktu yang cukup lama.
-Butuh waktu yang lama juga dalam hal perbaikan.


  • WAN (Wide Area Network)
WAN adalah jaringan yang mencakup area geografis yang sangat luas, jaringan ini dapat mencakup antar negara bahkan antar benua. WAN merupakan jaringan yang paling luas area jangkauannya dibanding LAN dan MAN. Terciptanya jaringan WAN adalah dari komputer-komputer yang terhubung dalam jaringan LAN dan MAN. Jaringan WAN biasanya menggunaka kabel Fiber Optic yang ditanam ditanah atau melewati jalur bawah laut.

Keuntungan dari penggunaan jaringan WAN di antaranya:
-Komputer server atau sebagai pusat data dapat dibuat di satu lokasi.
-Komunikasi antar kantor cabang dapat menggunakan email atau chatting yang lebih ekonomis dibanding dengan telepon.
-Dokumen dapat dikirim dalam bentuk surat elektronik sehingga tidak terlalu mahal dan juga mengurangi kerumitan pengiriman dokumen melalui kantor.

Kekurangan dari penggunaan jaringan WAN di antaranya:
-Biaya operasional jauh melambung lebih tinggi dibanding dengan LAN dan MAN.
-Sangat rentan terhadap pencurian data-data penting.
-Perawatan yang cukup sangat sulit dan biayanya pun juga mahal jika ada yang terjadi kerusakan.


  • Internet
Internet adalah kumpulan jaringan dari berbagai macam jaringan komputer yang ada di dunia ini. Hubungan antar jaringan sering mengalami yang namanya tidak kompatibel. Karena, ketidaksesuaian anata hardware dan software. Maka dari itulah dibutuhkan mesin Gateway untuk menghubungkan dan melakukan apa yang akan diperlukan, baik hardware maupun software.

Keuntungan dari penggunaan Internet di antaranya:
-Dapat mencari informasi dengan cepat.
-Penyampaian informasi juga dapat lebih cepat.
-Mengakses dari jaringan satu ke jaringan lainnya lebih menjadi mudah.

Kerugian dari penggunaan Internet di antaranya:
-Kejahatan di dunia maya semakin marak terjadi.
-Aksi pornographi yang begitu mudah di akses oleh siapapun.
-Terjadinya transaksi barang-barang ilegal dan haram.


  • Wireless (Jaringan tanpa kabel)
Wireless diciptakan dengan seiring berkembangnya jaman dan teknologi, dengan wireless kita dapat terhubung ke internet atau mencari informasi tanpa harus menggunakan kabel lagi. Dengan demikian kita dapat bisa menikmati akses internet walaupun kita sedang berada di manapun. Apalagi sekarang sudah menjamur para pemilik usaha yang menyediakan akses wireless pada tempat usahanya contohnya: mall, caffe, dan bahkan sekarang sudah tersedia di instansi-instansi contohnya: sekolah, rumah sakit, dsb.

Keuntungan dari penggunaan Wireless di antaranya:
-Simple dan praktis tanpa menggunakan kabel.
-Dapat mengakses internet di manapun berada.
-Dapat lebih berhemat untuk mengakses internet.

Kekurangan dari penggunaan Wireless di antaranya:
-Sinyal Wifi tidak terlalu jauh dalam mencakup area.
-Sinyal Wifi juga tidak dapat menembus dinding atau tembok.
-Sinyal Wifi akan terganggu jika cuaca sedang hujan dan disertai dengan angin besar.

Instalasi Jaringan LAN (Local Area Network)


          Jaringan LAN (Local Area Network) memiliki pengertian sendiri yaitu jaringan yang berada dalam sebuah gedung atau kampus dan juga sering kita temukan pada lab komputer di sekolah yang jaraknya hanya berukuran beberapa kilometer. LAN sendiri banyak digunakan dalam satu gedung atau kantor yang berfungsi untuk saling sharing antara komputer satu dan lainnya.

Dalam membangun sebuah jaringan LAN kita membutuhkan peralatan-peralatan di antaranya:
  • LAN Card (yang terpasang pada pc/komputer)
  • Kabel UTP
  • Connector RJ-45
  • Tang Crimping
  • LAN Tester / Kabel Tester
  • Switch / Hub
Setelah peralatan sudah siap semua, maka langkah selanjutnya adalah:
  • Mengupas kulit kabel UTP sepanjang 2cm, lalu bersihkan serabut kabel yang berwarna putih dengan cara dipotong dengan gunting, luruskan dan susun isi kabel yang berwarna tersebut hingga rapih dan benar-benar lurus pada bagian ujungnya, setelah itu isi kabel dimasukan pada connector RJ-45 hingga isi kabel benar-benar menyentuh kuningan pada bagian ujung dalam connector RJ-45, jika sudah lakukan crimping pada connector RJ-45 dengan menggunakan tang crimping dan usahakan pada saat meng-crimping jangan langsung dilepas tetapi tahan selama 10detik agar benar-benar matang pada saat meng-crimping.
Pada tahap pengkabelan ini kabel dibedakan menjadi dua yaitu:
  • Kabel Straight: Kabel ini memiliki  kesamaan warna pada kedua ujungnya, biasanya kabel ini digunakan untuk menyambungkan dua perangkat yang memiliki fungsi yang berbeda. Contohnya: Komputer dengan Switch, komputer dengan Printer, dsb. 
Urutan warna pada kabel Straight: (Putih-Orange), (Orange), (Putih-Hijau), (Biru), (Putih-Biru), (Hijau), (Putih-Coklat), (Coklat). *kedua ujung memiliki susunan warna yang sama.


          Kabel Straight            
  • Kabel Croos: Kabel ini kedua ujungnya memiliki perbedaan warna, beda dengan kabel straight yang kedua ujungnya memiliki warna yang sama, kabel ini digunakan untuk menghubungkan perangkat yang memiliki fungsi yang sama. Contohnya: Komputer dengan Komputer, Switch dengan Switch, dsb.
Urutan warna pada kabel Croos:  (Putih-Orange), (Orange), (Putih-Hijau), (Biru), (Putih-Biru), (Hijau), (Putih-Coklat), (Coklat). *Ujung kesatu

(Putih-Hijau), (Hijau), (Putih-Orange), (Biru), (Putih-Biru), (Orange), (Putih-Coklat), (Coklat). *Ujung kedua
Ujung kedua
                               
Ujung kesatu
                                                                                                                                                      
Setelah pada tahap pengkabelan selesai, sekarang kita lanjut ke langkah selanjutnya yaitu:

  • Mengecek kabel yang sudah kita bikin dengan alat LAN Tester atau yang biasa kita sebut kabel tester, tancapkan kedua ujung kabel pada kabel tester dan pastikan lampu indikator yang berada pada kabel tester menyala semua secara berurutan, jika tidak menyala secara berurutan maka ada kesalahan pada penyusunan warna kabel.
  • Jika sudah melewati langkah pengecekan kabel, lanjut tancapkan satu ujung kabel ke PC/Komputer dan yang satu lagi tancapkan pada Switch.
  • Lalu kita masuk ke settingan PC kita, pastikan LAN Card pada PC kita sudah di enable atau telah aktif, jika sudah klik 2x pada icon LAN Card dan pada tab networking pilih (TCP/IPv4), disitu kita akan menyetting alamat IP kita, masukan alamat IP yang kita inginkan, jika sudah tekan tab untuk memunculkan subnetmask nya.
  • Satu hal yang perlu di ingat untuk terhubung kedalam jaringan adalah berada dalam satu segmen pada alamat IP kita, salah satu contoh IP pada PC kita 192.168.20.1 maka PC yang berada dalam satu jaringan kita harus menyamai dengan IP kita dengan catatan tiga bagian IP harus sama dan satu bagian IP harus saling berbeda antara PC, jadi salah contoh IP pada PC yang berada pada satu jaringan pada kita adalah 192.168.20.2
  • Masih ada satu tahap lagi nih, mengecek apakah PC kita dapat terhubung kedalam jaringan atau tidak dengan cara melakukan perintah "ping" di Command Prompt (cmd), ketikan perintah ping pada cmd setelah itu masukan alamat IP PC teman kita yang berada dalam satu jaringan, misalnya: ping 192.168.20.2 lalu tekan enter, setelah itu anda akan mendapat balasan dari perintah ping itu, jika balasannya seperti digambar berarti anda sudah terhubung kedalam jaringan, selain balesan seperti digambar berarti anda belum terhubung kedalam jaringan.
Balasan dari perintah "ping"